Saat kita mendangar kata Ustad Jefri Al Buchori ia
adalah sosok seseorang yang sangat sayang kepada istri dan keluarga bisa
menjadi contoh yang baik bagi seorang Ayah bahkan suami. Sebaliknya
Pipik sang istri adalah sosok wanita yang bisa dijadikan contoh yang
baik istri dan ibu.
Tergambar saat melihat kehidupan Ustad Jefri Al Buchori
bersama istri tercinta pipik, sebelum sekarang ini, hanya ada satu
kalimat yang mengambarkan kehidupan mereka “Bahwa kekayaan bukan
merupakan jaminan untuk hidup bahagia”.
Itulah yang mengambarkan kehidupan mereka sebelum menemui titik
sukses dunia akhirat sekarang ini, Kisah romantis dari perjalanan hidup
Ustad Jefri Al Buchori dan pipik dimulai saat dalam hubungan rumah
tangga mereka terus diuji bahkan menurut penuturan Pipik dulu sempat
makan sepiring berdua.
Disinilah keromantisannya bukan karena pengen makan sepiring berdua
bersama sang suami Ustad Jefri Al Buchori karena saat itu kondisi
finansial yang terjadi memaksa hanya bisa membeli nasi untuk porsi satu
piring dan akhirnya dimakan berdua.
Justru hal itu membuat mereka yang memberikan banyak cerita
romantis dibalik kesulitan ekonomi, bukan untuk mengeluh atau mengerutu
karena kehidupan ini bagi mereka berdua harus disyukuri dengan semua
yang diberikan Alloh.
Sepenggal kisa romantis makan sepiring berdua Ustad Jefri Al
Buchori bersama sang istri Pipik karena kesulitan ekonomi sedang melanda
kehidupan Ustad Jefri Al Buchori dan Pipik.
Hidup itu harus disyukuri maka pasti akan ditambahkan Oleh Alloh
nikmatnya, sepenggal kisah romantis Uje dan pipik bisa dijadikan
inspirasi untuk menjalani hidup agar lebih bersyukur lagi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar